Tampilkan postingan dengan label adab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adab. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2013

RAHASIA SURAT YASSIN AYAT KE 58


Barang siapa yang membaca YAASIN sepenuhnya
dan pada ayat ke 58 surah tersebut 'SALAAMUN
QAULAN MIN RABBIN RAHIM' diulang sebanyak 7
kali untuk 7 niat baik, In shaa Allah dengan izin
Yang Maha Esa dan Maha Kuasa, semua hajat kita
akan dikabulkan.
Jika boleh niatkan sebegini:
1) YA-ALLAH YA-RAHIM, ampunkan dosa-dosaku
dan saudara-maraku
2) YA-ALLAH YA-RAHMAN, kurniakan aku isteri,
suami, anak-anak yang soleh dan mencintai islam
3) YA-ALLAH YA-RAZZAK, kurniakan aku rezeki
yang berkat, kerja yang baik dan berjaya didunia
dan akhirat
4) YA-ALLAH YA-JABBAR, makbulkan hajat
penghantar maklumat yang aku dapat ini
5) YA-ALLAH YA-MUTAQABBIR, jauhkan aku dari
sifat khianat dan munafiq dan miskin
6) YA-ALLAH YA-WADUUD, kurniakan aku dan
seluruh umat Muhammad yang beriman kesihatan
zahir batin
7) YA-ALLAH YA-ZALJALA LIWAL IKRAM,
makbulkanlah semua hajatku, dan redhaikanlah
aku.....
Aamiin Ya Allah.
Sampaikan dakwah ini kepada sahabat anda
seramai orang yang boleh atau lebih, tiada
kerugian bahkan digalakkan.
Ikhlaskanlah hatimu dalam menyampaikan dakwah
ini karena Allah. Dunia adalah pentas, akhirat jua
lah tempatnya yang sebenarnya

Sabtu, 05 Oktober 2013

WASIAT MBAH KH. ARWANI AMIN AL-QUDSI (KUDUS)



1. Dadi wong sing iso syukur (Jadi orang harus bisa bersyukur).

2. Nek ngaji jo dipekso sing penting usaha (Kalau belajar jangan terlalu dipaksakan, yang penting usaha).

3. Jo ngejar cepet, ngejaro lanyah (Jangan mengejar cepatnya, tapi kejarlah penguasaan).

4. Eleng, cobone wong dewe-dewe (Ingat, cobaan seseorang itu sendiri-sendiri).

5. Saben dino dungakno kyaimu (Setiap hari doakanlah guru/kyaimu).

6. Jo cepet sambat kabeh neng kene cobo (Jangan mudah mengeluh, semua mengalami cobaan).

Senin, 12 November 2012

Adab Tidur Rosulullah

Adab-adabnya adalah sebagai berikut:
* Tidak tidur terlalu malam setelah sholat isya kecuali dalam keadaan darurat seperti untuk mengulang (muroja’ah) ilmu atau adanya tamu atau menemani keluarga, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu: “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” [Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)]
* Hendaknya tidur dalam keadaan sudah berwudhu, sebagaimana hadits: “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)
* Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al- Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)
* Tidak dibenarkan telungkup dengan posisi perut sebagai tumpuannya baik ketika tidur malam atau pun tidur siang. Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)
*Sebelum tidur membaca ayat-ayat Al-Qur’an, antara lain: